Cincin pernikahan, adalah satu benda yang menjadi simbol terikatnya janji suci antara seorang suami dan seorang istri. Pada budaya Indonesia, cincin pernikahan biasanya dijadikan salah satu mahar oleh pengantin pria kepada pengantin wanita. Cincin pernikahan pun sering kali dijadikan sebagai investasi jangka panjang, karena memang biasanya cincin ini terbuat dari bahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Nah, untuk anda yang sedang bingung dalam memilih cincin pernikahan, kami akan memberikan 8 tips memilih cincin pernikahan yang sempurna untuk anda dan pasangan. Selamat membaca!

1. Budgeting Paling Utama

Tentu saja, tips memilih cincin pernikahan yang paling utama dan harus dilakukan adalah budgeting. Memutuskan berapa anggaran untuk membuat atau membeli cincin pernikahan harus dilakukan, agar tidak bocor ke anggaran lainnya. Di Indonesia, umumnya cincin pernikahan diminta oleh sang pengantin wanita. Mulai dari bahan, ukuran, warna dan kualitas akan ditentukan oleh sang pengantin wanita, yang biasanya cincin ini dijadikan sebagai mahar.

Kebiasaan dalam merencakan anggaran untuk cincin ini biasanya 3% dari total biaya pernikahan. Ada pun pasangan yang mematok anggaran fix, misalnya cincin pernikahan yang nanti dibeli maksimal harus berharga 10 juta Rupiah. Semua ini terserah anda, namun harus anda ingat bahwa pernikahan bukan soal cincin pernikahan. Masih banyak hal-hal lain yang harus diperhatikan, termasuk anggaran acara pernikahan.

2. Satukan Tujuan

Tips memilih cincin pernikahan lainnya adalah, anda dan pasangan harus menyatukan tujuan dalam membeli cincin pernikahan. Apakah cincin ini hanya bersifat sebagai pemberian dari suami? Atau anda dan calon pasangan anda sudah memiliki rencana lain, seperti untuk investasi misalnya.

Tidak sedikit pasangan yang merasa cincin pernikahan yang mereka beli sebaiknya dijadikan sebagai investasi. Nilai ekonomisnya tinggi, dan bisa dijadikan sandaran apabila masa kritis rumah tangga datang. Karena itu, anda dan pasangan harus benar-benar menyatukan tujuan dalam membuat cincin pernikahan ini. Jika tidak satu tujuan, bisa jadi anda berdua terlibat debat yang tidak penting, dan bisa dihindari sebelumnya.

3. Sempitkan Pilihan

Apakah anda pernah mendengar pepetah less is more? Salah satu tips memilih cincin pernikahan adalah anda harus mengekecilkan jumlah pilihan anda, agar anda tidak bingung sendiri. Kebanyakan orang yang memilih cincin pernikahan merasa bingung, karena banyaknya pilihan yang ada. Jika anda pergi mengunjungi toko perhiasan, anda akan menemukan ratusan desain cincin pernikahan yang bisa anda pilih.

Karena itu, buat sedikit pilihan cincin pernikahan anda. Pilih yang menurut anda 5 terbaik, atau jika bisa 3 terbaik. Dengan tidak melihat banyak sekali pilihan, anda akan terhindar dari kebingungan anda sendiri. Tips memilih cincin pernikahan lainnya adalah, anda bisa menentukan desain anda terlebih dahulu. Kemudian, tanyakan ke tempat perhiasan apakah mereka bisa membuatnya. Lebih mudah dan lebih cepat bukan?

4. Mulai Dari Jauh Hari

Apabila anda dan pasangan merupakan orang yang sangat mementingkan nilai dari cincin pernikahan, anda berdua harus mulai dari jauh hari. Jika anda memiliki konsep yang mendetail, anda dapat leluasa mencari toko atau tempat perhiasan yang mampu membuat cincin sesuai desain anda.

Atau jika anda tidak mempunyai desain, anda bisa mencoba ke setiap toko atau tempat perhiasan yang recommended. Namun harus tetap ingat, buat sedikit pilihan cincin anda. Setelah anda mendapat sekiranya 3 desain yang cocok, anda harus segera memutuskan untuk memilih yang mana.

5. Gabungkan Ide Anda Dan Pasangan

Seperti yang sudah kami bilang di atas, cincin pernikahan merupakan simbol dari persatuan sang suami dan sang istri. Karena itulah, untuk membentuk dan membuat cincin pernikahan yang penuh makna anda berdua harus bersatu. Bersatu padu dalam tukar menukar ide, saling mengalah dan saling menguatkan.

Jika anda suka emas kuning namun pasangan anda suka emas putih, jangan memaksakan pasangan anda untuk sesuai dengan anda. Sekarang banyak toko-toko perhiasan yang bisa menggabungkan beberapa jenis metal hingga emas. Anda bisa menggabungkan ide anda dan pasangan sama-sama, sehingga nantinya akan tercipta cincin yang berasal dari anda berdua. Namun harus ingat, ada harga ada barang. Semakin sulit suatu desain, tentu akan semakin mahal harganya.

6. Cek Kualitas

Apabila anda sudah menemukan desain dan toko yang tepat untuk membuat cincin impian anda berdua, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengecek kualitas. Untuk mencegah cincin anda berkualitas buruk, pastikan segala detail-detail informasi dalam pembuatan cincin anda tercatat. Mulai dari ukuran cincin, ukuran karat emasnya, pola desain nya, hingga sertifikat emas aslinya harus anda perhatikan dengan cermat dan hati-hati.

7. Masalah Perawatan

Tips memilih cincin pernikahan yang terakhir adalah, anda dan pasangan harus memikirkan masalah perawatan dari cincin pernikahan anda berdua. Jika hanya terbuat dari emas murni dan tidak memiliki banyak pola, tentu masalah perawatan bukan menjadi hal yang harus dikhawatirkan. Namun jika cincin pernikahan anda terbuat dari bahan-bahan yang rapuh dan desain yang rumit, tentu harus dirawat secara berkala. Jika tidak, cincin akan cepat rusak dan tentu saja nilai ekonomisnya akan turun drastis.

Pada saat membeli cincin pernikahan ini, anda harus bertanya pada sang pembuat bagaimana cara perawatannya. Apakah menggunakan cairan khusus, apakah ada teknik-teknik perawatannya sendiri dan semacamnya. Atau jika anda ingin lebih mudah, tentu saja anda bisa merawat cincin pernikahan anda ke tempat anda membuatnya.

Baca Juga : 7 Desain Cincin Pernikahan Super Unik dan Anti Mainstream!

Demikan tips memilih cincin pernikahan yang bisa kami berikan untuk anda. Perlu anda ingat kembali, cincin pernikahan hanyalah merupakan simbol dari persatuan antara anda dan pasangan. Jika anda tidak mampu membeli cincin pernikahan yang mahal, jangan memaksakan hingga berhutang. Cukup yang sederhana, dan tidak usah muluk-muluk dan terlihat terlalu mewah. Yang penting adalah kebersamaan anda sebagai suami dan istri. Apabila nanti hidup rumah tangga ke depannya susah karena mempunyai banyak hutang, untuk apa?

Leave a Reply