Menghapus Rasa Tidak Percaya

Editor : Rani Yustita


Jika anda memiliki pasangan yang sudah bersama sejak lama, pastinya pernah memiliki rasa tidak percaya. Baik sedikit ataupun banyak, rasa tidak percaya ini akan menganggu jika tidak ditangani dan diselesaikan dengan benar. Jangankan pasangan yang masih pacaran, yang sudah menikah pun masih sering didatangi rasa tidak percaya tersebut. Lantas, bagaimanakah kita harus mengatasi rasa tidak percaya kita pada pasangan? Berikut beberapa tips dari kami yang bisa anda coba!

Lihat Gejala

Apakah anda masih tidak yakin bahwa anda memiliki rasa tidak percaya pada pasangan? Ada beberapa gejala atau ciri-ciri orang yang tidak pecaya dengan pasangannya. Beberapa diantaranya adalah intimasi yang semakin berkurang semakin hari, sering merasa curiga, sering merasa masalah-masalah besar selalu datang setiap waktu, dan juga merasa pasangan mulai tidak lagi cinta dengan kita. Gejala-gejala ini jika terus dipelihara hanya akan berbuah menjadi asumsi liar yang tidak jelas kebenarannya. Jika anda memiliki gejala-gejala seperti ini, anda mungkin mengidap  ‘penyakit’ rasa tidak percaya pada pasangan anda.

Cari Akar Masalah

Rasa tidak percaya tidak mungkin muncul tanpa sebab. Ada sesuatu hal yang menyebabkan rasa percaya ini muncul, entah dari sisi pria atau wanitanya. Sebelum kita mencari ‘obat’ untuk mengobati rasa tidak percaya ini, sudah seharusnya kita tahu dimana ‘sumber penyakit’ ini berasal. Biasanya, isu-isu sepele yang dibumbui oleh rasa tidak percaya akan semakin membesar setiap harinya. Masalahnya juga bisa berasal dari masa lalu salah satu pasangan, dan bukan melulu hanya soal cinta.

Masa lalu tentang komitmen yang dilanggar oleh keluarga, pernah disiksa atau dibully bisa menjadi alasan ketidakpercayaan seseorang. Post-traumatic stress yang serius bahkan akan membuat rasa tidak percaya tersebut menuju ke arah fisik. Untuk itu, mulailah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan anda.  Dengan begitu anda dan pasangan dapat mengobati rasa tidak percaya ini dengan cepat, tepat dan efisien.

Konsultasi

Setelah tahu dimana akar masalah berada, anda bisa erkonsultasi langsung dengan pasangan tentang apa yang diinginkan, bagaimana cara mengatasi rasa ketidak percayaan ini, dan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Dalam sesi konsultasi ini, buatlah suasana senyaman dan se-aman mungkin. Kemudian, mulailah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan anda. Jangan gunakan nada yang tinggi dengan maksud memerintah. Jadikan pasangan anda sejajar dengan anda, sehingga anda berdua akan saling terbuka hatinya dan dengan mudah dapat saling ‘masuk’ dan mencari solusi bersama.

Terapi

Jika konsultasi berdua tidak berhasil, maka anda bisa mencoba jalur terapi menggunakan tenaga ahli. Terapis dapat membantu lebih dalam pasangan yang memiliki masalah ketidakpercayaan, dan dapat diberikan alternatif solusinya. Tapi untuk mendapatkan kembali kepercayaan yang hakiki, hanya pasangan tersebut yang bisa melakukannya. Dengan menggunakan jasa terapis professional, sang terapis dapat mengarahkan dan memisahkan isu-isu yang ada dalam diri seseorang, dan membedakan waktu terjadinya.

Hal ini penting untuk diketahui karena pasangan tersebut dapat melihat mana masalah yang sedang terjadi, dan mana masalah yang sudah pernah terjadi dan tidak perlu lagi diungkit-ungkit. Jasa terapis professional memang akan mengeluarkan biaya, namun jika masalah anda dan pasangan bisa cepat terselesaikan, kenapa tidak?

Baca Juga : Sejarah, Prosedu, dan Fakta Poligami di Indonesia

Yah, sebuah kepercayaan memang mahal harganya. Kepercayaan antar pasangan seakan menjadi ukuran kualitas baik atau tidaknya suatu hubungan. Masalah ketidak-percayaan pasti akan terjadi pada siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Namun tidak berarti hal ini akan menghambat hubungan anda. Segera cari akar penyebabnya, dan mulai mengatasi masalahnya sebelum membesar dan berefek buruk pada hubungan anda.

Leave a Reply